SMK Negeri 1 Petang - Berita

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Kunjungi SMKN 1 Petang, Tinjau Fasilitas dan Dukung Pelestarian Jurusan Pertanian

Petang, 14 Januari 2026

SMK Negeri 1 Petang menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi lingkungan sekolah serta sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Dalam kunjungannya, beliau meninjau sejumlah fasilitas sekolah, salah satunya Laboratorium Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang baru saja mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK). Selain itu, beliau juga melihat berbagai fasilitas penunjang lainnya yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan praktik peserta didik. Di awal pertemuan, Kepala SMK Negeri 1 Petang, I Wayan Yudana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan profil sekolah, meliputi program keahlian yang ada, capaian sekolah, serta arah pengembangan SMKN 1 Petang sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada potensi lokal dan kebutuhan dunia kerja.

Di sela-sela kunjungan, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si. juga memberikan arahan dan sambutan kepada jajaran sekolah. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mempertahankan dan menguatkan jurusan pertanian sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal masyarakat Petang, khususnya wilayah Pelaga. Menurut beliau, pendidikan vokasi pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga identitas daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Beliau juga mengapresiasi upaya SMKN 1 Petang dalam memanfaatkan bantuan pemerintah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran dan praktik siswa. Diharapkan, fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga SMKN 1 Petang untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis potensi lokal dan budaya daerah.