SMK Negeri 1 Petang Gelar Workshop Penyusunan SOP Pembelajaran Berbasis Projek Microgreen
Petang, 18 Agustus 2026
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis projek serta memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja, SMK Negeri 1 Petang menyelenggarakan Workshop Penyusunan SOP Pembelajaran Berbasis Projek dengan fokus pada projek budidaya microgreen. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dunia industri dan akademisi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan SOP pembelajaran agar prosedur yang dikembangkan tidak hanya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan praktik nyata di dunia kerja. Tiga narasumber yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari KropNation, Green Bali, dan Universitas Mahasaraswati.
Narasumber pertama dari KropNation memberikan pemaparan mengenai Standard Operating Procedure (SOP) budidaya microgreen yang diterapkan dalam kegiatan budidaya. Peserta mendapatkan gambaran mengenai tahapan-tahapan yang perlu diperhatikan agar proses budidaya dapat dilakukan secara sistematis, terukur, dan menghasilkan produk yang berkualitas. Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh narasumber dari Green Bali yang juga memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah budidaya microgreen. Materi yang diberikan mencakup berbagai tahapan mulai dari penyiapan benih, pembuatan nutrisi, penyiapan media tanam, hingga tahapan pemeliharaan dan proses budidaya lainnya. Melalui pemaparan dari kedua pelaku dunia industri tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana proses budidaya microgreen dilakukan secara terstandar. Pengetahuan ini selanjutnya menjadi bahan penting dalam mengembangkan SOP yang akan digunakan dalam pembelajaran projek di sekolah.
Selain menghadirkan praktisi dari dunia industri, workshop juga menghadirkan narasumber dari pihak akademisi, yaitu Universitas Mahasaraswati. Narasumber memberikan pemahaman mengenai kerangka dasar penyusunan SOP Pembelajaran Projek Microgreen. Dalam penyusunan SOP, terdapat beberapa komponen penting yang perlu dirancang secara sistematis, di antaranya judul SOP, tujuan, serta bagian-bagian lain yang diperlukan untuk memastikan prosedur pembelajaran dapat dilaksanakan secara jelas dan terarah. Materi dari pihak akademisi memberikan penguatan dari sisi pedagogis sehingga SOP yang disusun tidak hanya menggambarkan langkah kerja budidaya microgreen, tetapi juga dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran berbasis projek.
Kolaborasi antara KropNation, Green Bali, dan Universitas Mahasaraswati menunjukkan pentingnya sinergi antara sekolah, dunia kerja, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Melalui workshop ini, SMK Negeri 1 Petang terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di dunia kerja. Dengan mengintegrasikan pengalaman industri dan penguatan akademik ke dalam pembelajaran, SMK Negeri 1 Petang terus bergerak mewujudkan pembelajaran berbasis projek yang relevan, terstandar, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan peserta didik.