SMK Negeri 1 Petang - Berita

SMKN 1 Petang Gelar Workshop Analisis Jabatan Kerja dan Okupasi Bersama Dunia Kerja untuk Mendukung Pembelajaran Microgreen

Petang, 11 Agustus 2026

SMK Negeri 1 Petang terus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Analisis Jabatan Kerja/Okupasi yang Relevan dan Dibutuhkan oleh Dunia Kerja, yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Ruang Pertemuan SMK Negeri 1 Petang. Kegiatan workshop ini merupakan bagian dari Program Pembelajaran Projek dengan bidang yang dikembangkan adalah microgreen. Kegiatan menghadirkan narasumber dari dunia kerja, yaitu The Apurva Kempinski Bali, PT. KropNation Utama Lestari, dan PT. Microgreen Indonesia. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Kepala SMK Negeri 1 Petang. Dalam arahannya, Kepala Sekolah menyampaikan harapan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam melaksanakan pembelajaran kepada peserta didik.

Narasumber pertama dari The Apurva Kempinski Bali memberikan gambaran mengenai berbagai bidang dan okupasi yang terdapat di industri, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan bidang pertanian. Beberapa bidang yang diperkenalkan antara lain hidroponik, sustainability, serta landscape/gardener. Selain kompetensi teknis atau hard skill, peserta juga mendapatkan pemahaman bahwa keberhasilan bekerja di dunia industri sangat dipengaruhi oleh soft skill. Beberapa kemampuan yang ditekankan meliputi disiplin, komunikasi, kerja sama tim, dan kemauan untuk terus belajar.

Selanjutnya, PT. KropNation Utama Lestari memperkenalkan microgreen sekaligus menjelaskan berbagai okupasi yang terdapat di perusahaan. Okupasi tersebut dikelompokkan menjadi Front Office dan Back Office. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan sejumlah hard skill yang dibutuhkan, antara lain teknik budidaya, nutrisi dan pengairan, sanitasi dan keamanan pangan, pencatatan data, pengoperasian alat, serta penanganan pascapanen. Sementara itu, soft skill yang dibutuhkan meliputi ketelitian, disiplin, kerja sama tim, dan komunikasi

Narasumber berikutnya dari PT. Microgreen Indonesia memaparkan berbagai bidang atau okupasi yang dapat dikembangkan dalam industri microgreen. Beberapa posisi yang diperkenalkan antara lain CEO, General Manager, Akunting, Customer Service, Sales/Marketing, dan Driver. Peserta juga memperoleh gambaran mengenai kompetensi teknis yang dibutuhkan, terutama yang berkaitan dengan tanaman, media tanam, dan pemeliharaan, sesuai dengan okupasi yang akan dijalankan. Tidak kalah penting, narasumber menekankan perlunya penguasaan soft skill, seperti disiplin, ketelitian, kemampuan memecahkan masalah (problem solving), kerja sama tim, komunikasi, tanggung jawab, manajemen waktu, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi.

Workshop ini memberikan gambaran nyata bahwa pembelajaran berbasis projek tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga perlu mengarahkan peserta didik untuk memahami kompetensi, jabatan, dan karakter kerja yang dibutuhkan oleh dunia industri. Melalui kegiatan tersebut, pendidik memperoleh wawasan yang lebih konkret mengenai kebutuhan dunia kerja sehingga dapat menjadi bahan dalam merancang pembelajaran microgreen yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan industri.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Kepala SMK Negeri 1 Petang dengan memberikan penekanan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh melalui workshop dapat ditularkan kepada peserta didik. Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga kompetensi kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan dunia kerja, SMK Negeri 1 Petang terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja serta perkembangan industri.